Thursday, December 20, 2012

Menujuh

menujuh; perjalanan ini mulai terasa melelahkan. jemari yang dulu saling menggenggam acap kali memilih masing-masing. bayangan-bayangan yang rapat meminta ruang. bahu yang dulu sejajar tak lagi bersisian. berirama, sayup kini langkah-langkah terdengar tak seirama.

pandanganku kini menujumu.
dan semua tentangmu yang tersusun baik dalam memoriku memaksa untuk diingat

mata itu, memancar damai kala amarah meraja
bibir itu, membisik hangat kala butuh penyemangat
tangan itu, tanpa lelah mengulur saat aku jatuh
kaki itu, tanpa lelah mengejar dimana aku memanggil


kini pandanganku jatuh, meninjau kamu utuh
raga itu, kamu, menggenapkan aku

perjalanan kita masih jauh

jangan menepi kerap ego menyekap,
cemburu memenjara,
dan tangis memerangkap

perjalanan kita masih sangat jauh dan baru menujuh
mengapa kita tidak kembali
mengok isi hati kita,
sekali lagi

1 comment: