pandanganku kini menujumu.
dan semua tentangmu yang tersusun baik dalam memoriku memaksa untuk diingat
mata itu, memancar damai kala amarah meraja
bibir itu, membisik hangat kala butuh penyemangat
tangan itu, tanpa lelah mengulur saat aku jatuh
kaki itu, tanpa lelah mengejar dimana aku memanggil
kini pandanganku jatuh, meninjau kamu utuh
raga itu, kamu, menggenapkan aku
perjalanan kita masih jauh
jangan menepi kerap ego menyekap,
cemburu memenjara,
dan tangis memerangkap
perjalanan kita masih sangat jauh dan baru menujuh
mengapa kita tidak kembali
mengok isi hati kita,
sekali lagi
<3
ReplyDelete